Syukurnya, Pakai Luar biasa!

By | 9:44 PM Leave a Comment
Ini masih hari kedua. 
Jika kemarin aku cukup malu-malu menulis ini kepadaMu.
Kali ini kukumpulkan semua energiku untuk berani menuliskan apa isi hatiku :)

Tuhan, aku senang sekali bila tiba-tiba aku harus bernyanyi tentangMu. 
Rasanya itu seperti damai, tenang, dan berasa ada Kamu di samping aku.
Lagu indah yang paling aku suka ialah Ya Tuhan Tiap Jam. 
Aku pertama kali menyukai lagu ini ketika aku sedang bernyanyi bersama kakak-kakak sepupuku di rumah mereka.. 
Pertama kali mendengar, aku langsung sadar bahwa lagu-lagu itu benar.. Benar-benar terjadi.. Aku benar-benar memerlukanMu.. Tuhan,aku tahu sebenarnya Kau sudah tahu dari lama, tetapi baru saat itu aku menyadarinya. 

Tuhan jangan tertawa padaku ya. Saat itu aku masih kecil loh..

Belum lagi jika aku menangis sesenggukan dan tidak tahu harus mengadu pada siapa.

 Satu-satunya yang terucap dari bibir ini, 

.."Tuhan"..

Kemudian menangis kencang dan tak mampu menahan teriakan anak kecil. 
Aku manja dan cengeng sekali ya Tuhan :')


Tapi kenapa aku baru sadar belakangan ini yaa Tuhan kalau kau selalu ada di dekatku? Aku baru sadar itu ketika aku broken heart. 
Kenapa alasannya klise sekali ya. 
Sudah merasa lemah baru sadar ada Seseorang yang lebih dari dekat dari siapapun. 
Dan itu Engkau..


Aku sering merasakannya ketika aku down. 
Saat itu aku baru ditekan oleh perasaan pesimisku dan cemburuku. 
Aku pun menangis di atas motor yang kukendarai, dibantu dengan efek hujan dan cahaya lampu yang terlihat remang. 
Saat itu aku sepuasnya menangis karena aku yakin tak ada yang mendengar tangisanku di ramainya aspal yang basah..


Sambil terus berucap, "Tuhan.. Tuhan"

Tiba-tiba saja bulu kudukku merinding. Detik itu juga aku merasa Kau sedang memelukku erat..

Kalau seperti itu,
Aku jadi ingat sudah lama aku tak dipeluk pribadi yang terlihat laki-laki. ;)
Aku tahu harusnya jangan pernah berharap selalu dapat pelukan dari seorang laki-laki. 
Oke, Tuhan juga laki-laki kan? :)
Walau udah lama nggak mendapat pelukan dari seorang lelaki istimewa,
pelukan dari Tuhan saja sudah sangat cukup bagiku.
Sepertinya aku mulai bergombal ya Tuhan. *wink-wink*

Tuhan, aku mulai mengantuk.
Pasti Tuhan bingung.
Siang hari sudah mengantuk saja!

Sebelum aku tidur siang
Aku ingin senyum lebar ini terus terpancar di wajahku ya Tuhan
Ya, tidak hanya di wajah.
Tetapi juga di hatiku.
Aku mau semua orang melihat kasih Tuhan terhadapku melalui hidupku.
Baik! 
Aku sudah siap untuk melebarkan kembali bibir seksi nan menggoda ini!

Salam sayang cinta kasih iman dan pengharapan,


anak perempuanmu yang rock sekaligus centil

0 comments:

Post a Comment